Activity

  • Albrektsen Olsen posted an update 1 week, 2 days ago

    Pada setiap tahunnya pemerintah menargetkan pencapaian 1 juta rumah dengan perantara nabi program graha bersubsidi / komersil yang lain. Namun di antara hunian perumahan yang ditawarkan hampir segenap masih membawa perbankan (konvensional dan ‘syariah’) dan itu berarti unsur bunga yang oleh MUI disebut serupa riba sedang belum dapat terhindarkan.

    Saat yang sama masyarakat luas tetap mengenal secara sangat familiar istilah KPR (Kredit Penguasaan Rumah) dengan perantara perbankan, belum ada alternatif katanya. Di kajian abdi, baik bank konvensional mau pun bank syariah, keduanya sedang mempraktikkan sesuatu yang serupa dengan istilah berbeda.

    Persamaannya terletak di fakta transaksi konsumen yang membeli tunai rumah oleh Developer beserta komposisi Uang Muka dibayarkan oleh konsumen dan sisanya (plafon KPR) dibayarkan sebab perbankan. Berikutnya konsumen mengangsur sisanya (plafon KPR) tadinya di sertai dengan terusan bunga di setiap bulannya, menjadi konsumen tidak membeli ataupun mengangsur martabat rumah, sedangkan terhadap hutang yang diberikan oleh perbankan, jadi tetap sama-sama anak uang bukan?

    Perbedaannya adalah perbankan syariah memakai istilah syariah semata, sekar yg fixed menjadi ‘margin’, atau semisalnya.

    Pertanyaannya, mungkinkah memiliki graha tanpa bank & tanpa riba?

    Dibawah ini, kami akan sampaikan secara singkat 9 Cara Mempunyai Rumah Tanpa Bank & Tanpa Anak uang:

    1. Punya Rumah beserta Membeli Dengan Tunai

    “Allah telah mengukuhkan jual beli & mengharamkan memangku. ” (Q. S. Al-Baqarah: 275)

    Paling tidak artikel di bagi menyimpulkan 3 hal: Baru, hukum mengenai jual beli (kredit) dan anak uang. Kedua, pertikaian antara jual beli (kredit) beserta riba. Ketiga, solusi untuk menghidari anak uang dengan komersial (kredit). Akan tetapi jual beli yang di maksudkan dalam bagian di atas adalah kulak kredit, sungguh jual beli tunai.

    Adapun jual beli tunai seharusnya tidak status pembahasannya secara larangan meriba, sebab komersial tunai akan menutup seluruh kemungkinan untuk terjadi anak uang di dalam transaksinya, berbeda secara jual beli ponten yang memungkinkan terdapat point riba di dalamnya.

    Maka dari itu, bagi siapa saja yang ingin menghalalkan dirinya terhindar dari riba dalam berjual beli, dipersilakan untuk bertransaksi dengan pembayaran secara tunai saja. In syaa Tuhan bebas memangku dalam berjual beli.

    Akan tetapi berapa tidak sedikit di antara Engkau yang dapat tunai?

    dua. Miliki Bait dengan Mengambil Secara Tunai Bertahap

    Bahwa Anda belum mampu mengambil tunai, Anda bisa mengategorikan pembayaran secara tunai bertahap, maksudnya ialah harga yang kalian bayarkan senilai dengan martabat tunai lebat (hujan) namun dibayarkan dengan bertingkat, biasanya ada banyak Developer yang mampu instalment hingga 24 kalendar. Tunai berangsur ini tentu dengan ponten sebenarnya, perbedaannya pada nilai angsuran di setiap bulannya sedang tinggi.

    Apabila rumah type 36 dijual dengan pajak Rp. 240. 000. 000, maka Dikau harus mempunyai dana yang ready Rp. 10. 000. 000/bulan pada luar daripada kebutuhan pati lainnya.

    Perhitungan yang sedang pantastis untuk ukuran orang upahan atau pegawai bukan?

    3. Miliki Griya dengan Membeli Secara Tukar guling

    Jual beli tukar lalu merupakan bentuk konvensional, akan tetapi masih selalu relevan secara zaman manapun.

    rumah dijual di bogor Anda bisa membeli rumah dengan jalan menukarkan milik di teritori lain, semisal tanah. / bisa pun membeli rumah secara tukar guling dengan bungkusan umrah/haji kalau Anda memiliki biro pelancongan haji.

    Apakah mungkin siap? Apa salahnya jika Anda mencobanya, datanglah kepada Developer yang selagi memasarkan perumahannya, sampaikan kalau Anda berminat membeli 1 unit rumahnya, namun pembayarannya tidak di dalam tunai, memisahkan dengan menggantikan 24 pangsa umrah senilai 20jt/paket.

    Bagi sebagian Developer, bisa jadi itu adalah tawaran yang semarak, mengapa? Karena Developer kadang kala membutuhkan bungkusan promo di dalam menawarkan produknya, lalu sedekah bagi menyunggi marketing jika mencapai target penjualan ataupun bahkan bagi manajemen Developer itu sendiri, di sisi lain tersebut memangkas kerjaan menjual 1 unit graha karena telah di tukar lalu kepada Dikau.

    Apakah Anda ingin mencobanya?

    4. Punya Rumah secara Cara Warisan

    Ada cara selain membeli rumah secara tunai, makin harus berlama-lama kredit lalu puluhan tahun, yaitu dengan melalui proses warisan.

    Namun ini ialah cara punya rumah tetap sebenarnya, apa sebab? Karena berikut bukan cara yang bertemperamen pilihan, sedangkan sebuah given dari Kreator Alam Semesta. Engkau terpaksa lahir dari pengampu dengan kemegahan yang sanggup diwariskan lalu 7 tiruan. Dengan amat, Anda terpaksa memiliki graha dengan jalan warisan ini.

    Namun untuk Anda yang sebaliknya tetap lahir dengan kondisi pengampu yang kurang beruntung, lebih-lebih rumah milik sendiri, menyekolahkan Anda pun masih serba nanggung. Dikau jangan khawatir, masih siap 3 jalan berikut yang bisa Anda coba untuk miliki graha idaman.

    5. Miliki Wisma dengan Cara Hibah

    Penuh jalan pergi ke Roma, demikian pepatah lapuk mengajarkan kalian mengenai intensitas pantang menyerah. Jika tidak siap memiliki secara barter, tunai bertahap, bahkan tunai, terlebih warisan, dipastikan ada jalan lain yang bisa Anda coba, walaupun ini ialah percobaan secara proses yang panjang serta butuh ketegaran dalam mencapainya, namun apa pun salahnya Dikau mencobanya, kan di coba tak apa sebab dan tidak perlu bayar.

    Caranya adalah Anda semua menjadi orang yang baik budi pekertinya, cantik tutur katanya, tidak penuh perhitungan, simple kata Anda jadi good man ajalah. Suatu ketika, sebut pula Paman (atau siapa saja) yang membutuhkan bantuan, Dikau sambut ini sebagai tahapan awal untuk miliki graha di kemudian hari, jangan menanti uang rokok saat ini. Paman Engkau begitu senang karena tingkah laku, tutur kata serta hati resik yang Anda punya. Seakan-akan, terutama Paman Engkau menganggap Anda itu lebih ‘anak’ daripada pada keturunan kandungnya seorang diri, apatah sedang jika Pakcik Anda itu memang tidak memiliki zuriat yang luka-luka akan penyaluran kasih sayang.

    Laksana banyak tambo nyata berucap kepada kita, ada yang rela menyerahkan rumah / hartanya menurut orang yang bukan terdapat tali darah meskipun. Semua tersebut dilakukan karena orang itu senang lawan orang yang dihibahinya, kalau bukan sebab senang, balas budi, / apalah namanya, lalu segalanya?

    See? Be a good man..!

    6. Miliki Graha dengan Cara Menjadi Sales Perumahan

    Jalan ini sedikit disadari, bahkan mereka yang menggeluti bumi sales, lebih dari itu kebanyakan getah perca sales perumahan belum punya rumah sendiri, atau apalagi minder beserta pekerjaannya. Sementara itu profesi sales itu berkualitas, bahkan di dalam manajemen developer perumahan, sales adalah ujung tombak dalam melakukan konversi calon konsumen menjadi pelanggan yang telah terbranding melalui proses marketing.

    Karena pentingnya sales, anggaran developer perumahan lazim menetapkan 2% – 3% fee terhadap harga tunai setiap unit rumah yang berhasil dijual. Jika seorang sales berhasil menjual 20 unit rumah dalam satu buah perumahan secara harga pada setiap unitnya Rp. 250jt, dipastikan 2% fee yang tersua seorang sales adalah Rp. 5jt, jadi 20 unit rumah terjual bisa mengulurkan uang sama banyaknya Rp. 100jt.

    Selanjutnya si sales tadi cukup menyelidiki lagi perumahan yang siap dipasarkan dengan target yang serupa. Dalam perkiraan kami, beserta nilai Rp. 200jt, Engkau sudah bisa memiliki bait dengan luasan yang pas. Di lingkungan Marketing Milik Syariah (MPS), sebagian member kami tidak sedikit yang sudah merasakan legitnya closing jutaan malah puluhan juta rupiah, jika dikumpulkan bisa meruncit DP rumah syariah pada lokasi tertentu.

    Nah, jika fokus bukan suatu hal yang mustahil jika kemudian bisa mempunyai rumah hanya dengan sebagai broker milik syariah.

    Ranggi di coba bukan?

    7. Miliki Graha dengan Jalan Kredit Tanpa Bank Tanpa Riba

    Nah, cara yang terakhir berikut, mungkin bagi kebanyakan orang2, cara tersebut antara mustahil atau paling tidak belum terbayangkan, apakah ada jalan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau KPR syariah tanpa bank dan tanpa anak uang?

    Percayakah Anda, saat ini kita bersama teman-teman komunitas Developer Property Syariah Indonesia padahal mengembangkan perumahan syariah secara konsep tanpa bank serta tanpa memangku. Perumahannya sudah menyebar disemua kota-kota gede di Nusantara.

    Jika Dikau sudah mengerjakan keenam cara di kepada, atau lebih dari itu ingin loncat melakukan jalan ketujuh itu, juga tiada ruginya. Sebab, dengan cara ini, Engkau tidak demi khawatir dengan ancaman denda, bunga meriba, penyitaan graha, finalty, & lain-lain. Karena dengan cara ini, seorang developer syariah menawarkan Kamu hunian secara konsep belanja rumah refleks kredit ke Developer secara tenor sampai 10 – 15 tahun.

    Demikian tujuh cara sah miliki wisma tanpa bank dan tanpa riba, mudah-mudahan dapat menyantuni Anda yang saat ini pada itu galau, sebab saat sesuai mertua saja ditanyain “kapan kamu punya rumah sendiri? ”

    8. Menabung dalam Bentuk Dinar Emas.

    Sengketa klasik seseorang tidak relasi memiliki wisma sendiri merupakan harga wisma yang saja naik. Seolah tak tahu mau menuntut tabungan yang kita kumpulkan terlebih dahulu.

    Misalnya, saat ini kita mengkhayalkan sebuah bait di wilayah strategis di Bogor beserta harga Rp. 450 Juta. Kita pula biar mulai menaruhkan untuk mendapatkan rumah tersebut. Sekalipun aku bisa menyisihkan uang Rp. 450 juta sampai 3 tahun di depan, harusnya harga griya tersebut sudah melesat bertambah melebihi uang kita tersebut.

    Solusinya adalah kita menaruhkan dalam susunan uang dinar emas. Sebagaimana kita ketahui dinar emas nilainya lebih stabil dibanding mata uang yen. Uang 1 dinar megah dari dulu hingga sekarang masih mampu untuk mengambil 1 termuda kambing dengan kualitas elok.

    Sehingga, apabila kita menyisihkan dinar luhur senilai 1 rumah saat ini masih mengizinkan untuk mengambil rumah yang sama meski kalian harus menaruhkan dahulu hingga 3 tahun ke menjelang.

    9. Berinvestasi di Jurusan Riil.

    Apabila saat ini kita punya uang Rp. 10 Juta & berkeinginan mempunyai rumah, sementara untuk menutup DP sekadar tidak pas. Jangan berkecil hati. Kembangkan saja uang kita tersebut pada dagang riil.

    Misal kita jadikan uang kalian tersebut guna modal usaha pakaian hijab. Jika wirausaha tersebut lulus, maka duit kita dengan bertambah kinerja dari keuntungan bisnis tersebut.

    Sarannya, pilih bisnis substansial yang kadang sudah berproses dan valid menguntungkan. Menguji investasi usaha yang trendi mulai tentu memiliki resiko yang cukup tinggi.

    Nah alhamdulillah terkumpul 9 jalan memiliki graha tanpa kudu dengan bank yang ribawi. Cara 6 dan 7 coba deh dibaca sedang, karena bertolak pada pengalaman ke-2 cara ini sepertinya yang beberapa kolam lebih terbukti.